, ,

Dua Guru Besar UIN Ambon Dikukuhkan

Posted by

UIN AMBON, — Universitas Islam Negeri A.M. Sangadji Ambon kembali menambah dua guru besar di bidang ilmu yang berbeda. Kedua guru besar tersebut secara resmi dikukuhkan oleh Ketua Senat UIN Ambon, Prof. Dr. Abdullah Latuapo, M.Pd.I, dalam acara Sidang Senat Terbuka Pengukuhan Guru Besar di Gedung Auditorium UIN Ambon, Selasa, 30 Desember 2025.

Dua guru besar baru UIN Ambon yang resmi dikukuhkan adalah, Prof. Dr. Rajab, M.Ag dalam Bidang Ilmu Hadits, dan Prof. Dr. Djumadi Djunaidy, S.HI, guru besar dalam Bidang Kepakaran Ilmu Ekonomi Islam.

Koordinator Staf Khusus Menteri Agama RI, Farid F. Saenong, M.A., Ph.D

Pengukuhan kedua guru besar ini dihadiri oleh Koordinator Staf Khusus Menteri Agama RI, Farid F. Saenong, M.A., Ph.D.

Farid F. Saenong, M.A., Ph.D, menyampaikan penghargaan dan selamat kepada kedua profesor yang telah dikukuhkan. Ia berharap, sivitas UIN Ambon terus memacu pengembangan akademik di semua bidang, terutama mendorong terus upaya peningkatan guru besar di kampus ini.

Farid juga menguraikan secara singkat sarahan hadits yang berkaitan dengan rumpun ilmu guru besar Prof. Rajab, M.Ag. Ia mengaku, kehadiran guru besar di bidang ilmu hadits sangat penting, untuk menjelaskan revansi ajaran agama yang berkaitan dengan kondisi budaya di tengah masyarakat. Sehingga, kehadiran agama dapat menjadi panutan hidup masyarakat, terkhusus yang menganut agama Islam.

Ia juga menguraikan peran ekonomi syariah dan segala urusannya, baik di bidang perbankan maupun perdagangan di pasar.
Namun baiknya kemajuan industri ekonomi syariah, terkhusus di perbankan, Farid sedikit mengkritisi keberadaannya, mengingat sebagian besar perbankan syariah, masih didominasi oleh alumni perguruan tinggi. Sejatinya, harus lebih banyak menyerap alumni dari PTKIN. Atas kondisi itu, ia berharap seluruh PTKIN, termasuk UIN Ambon agar melihat hal ini, agar sedari sekarang sudah menyiapkan SDM lulusannya, agar dapat menguasai perbankan syariah, pesan Farid.

Sementara Rektor UIN Ambon, Dr. Abidin Wakano, M.Ag dalam sambutannya melaporkan dengan pengukuhan dua guru besar ini, maka total guru besar baru di UIN Ambon yang telah resmi dikukuhkan pada tahun 2025 tepat di periode tahun pertama kepemimpinannya sudah lima guru besar. Total guru besar sampai saat ini sudah ada 13 orang.

Hal ini menandakan bahwa grafik pengembangan akademik khususnya pada tenaga dosen terus membaik di kampus UIN Ambon. Ia berharap, baik dirinya maupun para dosen lainnya terus berjuang untuk meraih gelar guru besar. Sebab, guru besar merupakan jabatan karir terakhir di perguruan tinggi yang melampaui semua status.

Sementara untuk kedua guru besar yang telah dikukuhkan, ia meminta kepada keduanya agar terus memberikan konstribusi penelitian untuk pengembangan UIN Ambon ke depan. Kedua guru besar ini memiliki keahlian dan keilmuan di bidangnya masing-masing. Keduanya dilaporkank merupakan guru besar yang memiliki keahlian khusus pertama di Provinsi Maluku. Sehingga, keduanya patut diapresiasi untuk ilmunya dalam pembangunan sumber daya manusia di Maluku pada umumnya, dan UIN Ambon pada khususnya.

Sebelumnya, dalam proses pengukuhan dilakukan oleh Ketua Senat, Prof. Dr. Abdullah Latuapo, M.Pd.I, sedangkan pemasangan syal guru besar dilakukan oleh Rektor UIN Ambon, Dr. Abidin Wakano, M.Ag. (U1N)