Rapat Nasional Fordek Syariah dan Hukum di UIN Ambon Sukses dan Meriah

Posted by

UIN AMBON, — Rapat Nasional Forum Dekan (Fordek) Fakultas Syariah dan Hukum Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) seluruh Indonesia, yang dibuka di Auditorium Universitas Islam Negeri (UIN) A.M. Sangadji Ambon, Senin, 27 April 2026 berlangsung meriah dan sukses.

Ketua Fordek Fakultas Syariah dan Hukum PTKIN se-Indonesia, Prof. Dr. Muhammad M., menyampaikan kekagumannya atas pelaksanaan kegiatan ini di kampus UIN Ambon.

“Ini merupakan acara yang luar biasa besar dan megah dibandingkan kegiatan serupa yang pernah dilaksanakan sebelumnya,” ungkapnya di hadapan Wakil Gubernur Maluku, Rektor UIN Ambon, para dekan Fakultas Syariah dan Hukum PTKIN se-Indonesia, serta civitas akademika UIN Ambon.

Sementara Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut di Kota Ambon. Ia memaparkan kondisi geografis Maluku sebagai daerah kepulauan, termasuk tantangan di sektor ekonomi, transportasi, sosial, dan pendidikan.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi Maluku yang belum terpenuhi pada tuntutan nasional menjadi tantangan yang perlu dijawab bersama, termasuk oleh perguruan tinggi keagamaan Islam negeri. Ia berharap momentum ini mampu mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di Maluku.

Selain itu, Wagub juga mengajak seluruh peserta untuk turut mempromosikan Ambon dan Maluku sebagai daerah yang layak menjadi tuan rumah berbagai event nasional maupun internasional.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga harmonisasi kehidupan berbangsa dan beragama di tengah dinamika perkembangan zaman, yang menuntut lahirnya inovasi di bidang hukum dan keilmuan lainnya.

Rektor UIN Ambon, Dr. Abidin Wakano, dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada Kementerian Agama RI atas kepercayaan yang diberikan kepada Fakultas Syariah UIN Ambon sebagai tuan rumah kegiatan nasional ini.

Ia turut memperkenalkan Maluku sebagai provinsi kepulauan dengan kekayaan sejarah dan budaya, serta Kota Ambon sebagai kota musik dunia. Selain itu, ia juga memaparkan profil UIN Ambon, termasuk filosofi nama Abdul Muthalib Sangadji yang melekat pada kampus tersebut.

Rektor berharap kegiatan ini mampu mengangkat marwah UIN Ambon dan Maluku di tingkat nasional. Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas segala keterbatasan pelayanan selama pelaksanaan kegiatan.

Sementara itu, Ketua Fordek kembali menegaskan bahwa penunjukan Fakultas Syariah UIN Ambon sebagai tuan rumah merupakan keputusan yang tepat.

Ia optimistis, dari forum ini akan lahir berbagai konsep dan rekomendasi strategis untuk pengembangan Fakultas Syariah dan Hukum ke depan.

Menurutnya, rapat nasional ini penting untuk menyelaraskan sistem pendidikan, termasuk kurikulum Fakultas Syariah dan Hukum di seluruh Indonesia, agar tetap relevan dengan perkembangan zaman serta mampu menarik minat generasi muda.

“Fakultas Syariah dan Hukum di PTKIN memiliki keunggulan tersendiri, karena selain mempelajari ilmu hukum secara umum, juga mengkaji hukum berbasis keagamaan, sehingga memberikan nilai tambah bagi mahasiswa,” jelasnya.

Dalam rangkaian kegiatan, peserta mengikuti berbagai agenda, antara lain Seminar Nasional “Perempuan dalam Dunia Hukum”, Rapat dan Seminar Nasional “Perubahan Nomenklatur Program Studi Fakultas Syariah dan Hukum”, Rapat dan Seminar Nasional “Rancangan Pedoman Magang Peradilan”, Workshop Nasional “Rancangan dan Implementasi Kurikulum Cinta-OBE berbasis Akreditasi 5.0”, serta kegiatan Jelajah Sejarah.

Kegiatan ini diharapkan mampu menghasilkan rumusan kurikulum dan kebijakan strategis yang mendukung kemajuan pendidikan syariah dan hukum di Indonesia, sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. (***)

Laporan : Humas UIN Ambon