*** Karo Ingatkan Soal Tusi dan BMN
UIN AMBON, — Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) A.M. Sangadji Ambon, Dr. Abidin Wakano, M.A mengajak seluruh sivitas kampus untuk dapat memanfaatkan hari libur yang disertakan dengan pelaksanaan mudik untuk mensosialisasikan penerimaan mahasiswa baru tahun 2026. Ajakan Rektor ini disampaikan pada Apel Pagi, Senin, 9 Maret 2026.
Dikatakan Rektor, bahwa untuk penerimaan jalur SPAN – PTKIN 2026 yang sudah dilewati beberapa waktu lalu tidaklah jauh berbeda dengan tahun lalu. Hal ini dikatakannya sebagai tantangan yang harus dihadapi bersama. “Mari kita manfaatkan hari libur untuk sosialisasi di tempat kita masing-masing. Baik itu untuk kalur UM maupun jalur mandiri. Semoga ada peningkatan jumlah tahun ini dari tahun lalu.”
Dikatakan Rektor, peningkatan jumlah mahasiswa akan memberikan pengaruh terhadap PNBP kampus. Olehnya itu, dibutuhkan dukungan semua pihak agar turut serta menjaring mahasiswa baru dengan kemampuan dan keahlian masing-masing.
Selain mengajak seluruh sivitas untuk mensosialisasikan penerimaan mahasiswa baru, Rektor juga menyampaikan kabar gembiran tentang pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) yang akan dilakukan pekan ini. Hal lainnya, terkait rencana pelantikan para ketua dan sekretaris jurusan yang bila tak ada aral, akan dilakukan juga pekan ini.


Sementara Kepala Biro, Syami Muhamad, SE., M.Si menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada seluruh ASN yang hadir dalam pelaksanaan apel rutin setiap hari senin. Ia berharap, pelaksanaan apel ini dapat menambah kekompakan selalu pegawai dan dosen di kampus. Ia mengajak peserta apel pagi untuk mendoakan pegawai dan dosen yang belum sempat ikut apel, agar diberikan kemudahan dan kelancaran di masa mendatang, untuk dapat sama-sama melaksanakan apel pagi rutin setiap hari senin.
Karo juga menyampaikan pekan depan, kampus sudah menerapkan aktifitas jarak jauh hingga 27 Maret 2026 sesuai edaran Pempus.
Hal lainnya, ia berharap adanya koordinasi antar sesama dalam pemanfaatan sarana dan prasarana kampus, agar tidak terjadi miskomunikasi. Ia meminta kepada seluruh pimpinan dan pegawai untuk memaksimalkan koordinasi tusi dalam hal pemindahan BMN. Sebab, pemindahan sarana dan prasarana yang tidak melalui koordinasi, akan mengganggu administrasi BMN.
Karo juga meminta dukungan semua pihak untuk menjaga lingkungan, kebersihan serta memaksimalkan pemanfaatan Sarpras sesuai fungsinya, termasuk diingatkan soal jaringan listrik agar dipadamkan sebelum meninggalkan tempat kerja. Mengingat, beberapa waktu ke depan akan dilaksanakan libur panjang, untuk sama-sama menghindari hal-hal yang tidak diinginkan bersama. (*)






